Minggu, 15 Desember 2013

Perhitungan Rumus ABC di C++

1 komentar
Latihan pada mata pelajaran Organisasi komputer buat rumus ABC pada pemograman C++ 
coretan pada papan tulisan untuk rumusannya

untuk script pada C++ seperti berikut ini :

#include <iostream.h>
#include <stdio.h>
#include <math.h>
#include <conio.h>
main ()
{
  float A, B, C,E;
  float D, x1, x2;
  clrscr();
  cout << "Nilai A = ";
  cin >> A;
  cout << "Nilai B = ";
  cin >> B;
  cout << "Nilai C = ";
  cin >> C;
  D = (B*B) - (4*A*C);
  E = sqrt(D);
  cout << "Nilai D = "<<D << endl;
  cout << "Akar Dari D = "<<E  << endl;
  if(D > 0)
   {
   x1 = (-B+sqrt(D))/(2*A);
   x2 = (-B-sqrt(D))/(2*A);
   cout << "x1 = "<<x1 << endl;
   cout << "x2 = "<<x2 << endl;
   }
   else if (D < 0)
  {
   cout << "Nilai D < 0";
   }
   else
  {x1 = -B/2*A;
   x2 = x1;
   cout << "x1 = "<<x1 << endl;
   cout << "x2 = "<<x2 << endl;  }
   getch();
}

setelah di running :

kelar deh.. waktunya Coffie Break dulu....

Minggu, 08 Desember 2013

ganti Tipe Partisi EXT ke NTFS

0 komentar

Selamat weekend bagi yang menjalankan dan selamat beraktifitas buat yang ada kegiatan kerja atau kuliah :D.
Artikel kali ini akan membahas bagaimana cara untuk menganti tipe partisi linux ( ext ) ke tipe partisi windows ( ntfs ). Untuk kasusnya seperti ini. Pertama laptop mempunyai sistem operasi linux, karena sesuatu hal yang tak terduga laptop diharuskan menggunakan sistem operaso windows kembali. yang menjadi permasalahannya adalah partisi yang sebelumnya ada di linux harus di ganti ke partisi windows tanpa harus kehilangan data-data yang ada di partisi linux sebelumnya.
Tanpa harus melakukan format ulang tipe partisi dapat kita ganti ke jenis apapun . jadi jangan takut untuk kehilangan datanya :D.
untuk cara kali ini digunakan pada sistem operasi windows. dengan bantuan sebuah aplikasi keinginan diatas dapat kita wujud dengan sempurna.
langkah-langkah akan di lihatkan dengan menggunakan gambar saja.
Pertama-tama download terlebih dahulu aplikasi Ext2 Volume Manager di disini DOWNLOAD
lakukan installasi dengan klik to klik saja kok.
Pilih partisi yang akan di ganti tipenya

klik kanan pilih menu "Change Partitio Type"

Klik Panah kebawah untuk melihat tipe-tipe partisi

Pilih tipe partisi yang akan di rubah

Klik Change jika sudah pilih tipe yang akan di rubah

Klik Ok, semua proses sudah Ok
Gimana cukup mudah bukan, sekarang semua partisi sudah diganti dengan tipe partisi yang sudah anda pilih. Semoga bermanfaat :D

Sabtu, 07 Desember 2013

Google Update Pagerank Desember 2013

0 komentar
Dah lama ngk buka blog, maklum lagi banyak kerjaan jadi rada jarang update. sebenarnya ada satu hal dalam blogger yang belum tercapai yaitu pengen mencicipi gimana rasanya blog dapat pagerank. dan akhirnya google melakukan update pagerank pada bulan desember 2013, yang mana info yang saya dapatkan updatenya tanggal 6 desember 2013. pasrah aja deh apapun nilainya diberikan oleh google :'(.
tararara!!!!!!!!!!!!!

akhirnya target tercapai juga, cukup memuaskan nilai rapor yang diberikan :v.
untuk cek pagerank dapat di lihat disini : http://demo.sih4nk.com/ci/pagerank
jadi buruan cek nilai rapor blog nya sudah dikasih nilai berapa oleh mbah google :D

Senin, 02 Desember 2013

SIMBOL FLOWCHART

0 komentar
Sekedar sharing saja tentang simbol flowchart. 

FLOW DIRECTION SYMBOLS
 Yaitu, simbol yang dipakai untuk menghubungkan antara simbol yang satu dengan simbol lainnya atau disebut juga connecting line







Arus / Flow
Penghubung antara prosedur / proses



Connector
Simbol keluar / masuk prosedur atau proses dalam lembar / halaman yang sama
  
 

Off-line Connector
Simbol keluar / masuk prosedur atau proses dalam lembar / halaman yang lain


PROCESSING SYMBOLS

Merupakan simbol yang menunjukkan jenis operasi pengolahan dalam suatu prosedur



 

Process
Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan
Komputer

 
Decision
Simbol untuk kondisi yang akan menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban / aksi


Predefined Process
Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan didalam storage


Terminal
Simbol  untuk permulaan atau akhir darti suatu program


Manual Input
Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard


INPUT OUTPUT SYMBOLS
Simbol yang dipakai untuk menyatakan jenis peralatan yang digunakan sebagai media input atau output




Input-Output
Simbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya
Document



Simbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output di cetak dikertas





Disk and On-line Storage
Simbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output di simpan ke disk


Sabtu, 23 November 2013

u-ad.info menganggu pengguna Speedy

1 komentar
Setelah beberapa minggu ini terlihat ganji pada beberapa layanan yang saya gunakan antara lain seperti translate.google.com, kaskus.co.id mungkin masih banyak lagi web yang di inject oleh telk*m

ada sebuah iklan yang berada pada header dan footer yang menurut saya sebagai pengguna layanan provaider internet ini merasa tergangu.tapi bukan se enaknya saja melakukan sisipin JS pada setiap komputer client, menurut saya ini sudah melakukan tindakan spam. kami pengguna layanan Speedy BAYAR bukan GRATISAN. jadi jangan se enaknya main2 inject JS pada browser kami.
Dengan membuat postingan ini kita ( sebagai client ) tidak akan ditanggapi oleh Telk*m sendiri, tapi ada beberapa cara untuk melakukan protes antara lain adalah :

1. LAPORKAN u-ad.info SEBAGAI SPAM
cara untuk melakukan laporan web SPAM dengan cara melakukan akses :
https://www.google.com/webmasters/tools/spamreport

2. BLOCK AKSES u-ad.info
untuk melakukan block akses terhadap u-ad.info ada beberapa cara antara lain dengan melakukan penambahan daftar forward akses. untuk pengguna windows dapat membuka C:\Windows\System32\drivers\etc lalu buka file hosts tambahkan baris akhir

127.0.0.1 u-ad.info
dengan begitu setiap ada koneksi ke u-ad.info akan menuju ke localhost.
iklan yang dibuat oleh telkom tidak bekerja pada jalur akses https
kenapa hal ini membuat saya kecewa karena memasang iklan pada PC sendiri tanpa seizin pemilik PC, sama halnya orang yang pasang iklan di web anda tapi ngk ada minta izin. jadi dengan melakukan pemblokir jalur akses ke u-ad.info ini sudah cukup nyaman pengguna.
ada beberapa aktifitas di media sosial yang tidak suka dengan layanan iklan tersebut melakukan protes dengan memberikan hastag  ‪#‎STOPscript‬

Selasa, 19 November 2013

Pidato Yang Memukau tetapi Sekaligus “Menakutkan”

2 komentar

Postingan ini adalah sebuah kutipan dari sebuah blog dari sini  , pada postingan yang tertarik dalam postingan tersebut adalah sebuah Pidato yang memukau tapi sekaligus Menakutkan
tidak berlama2 silahkan baca sendiri, pidato ini adalah sebuah pidato wisuda di Amerika, berikut adalah kutipan di dalam bahasa indonesia

“Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.
Di sini saya berdiri, dan seharusnya bangga bahwa saya telah selesai mengikuti periode indoktrinasi ini. Saya akan pergi musim dingin ini dan menuju tahap berikut yang diharapkan kepada saya, setelah mendapatkan sebuah dokumen kertas yang mensertifikasikan bahwa saya telah sanggup bekerja.
Tetapi saya adalah seorang manusia, seorang pemikir, pencari pengalaman hidup – bukan pekerja. Pekerja adalah orang yang terjebak dalam pengulangan, seorang budak di dalam sistem yang mengurung dirinya. Sekarang, saya telah berhasil menunjukkan kalau saya adalah budak terpintar. Saya melakukan apa yang disuruh kepadaku secara ekstrim baik. Di saat orang lain duduk melamun di kelas dan kemudian menjadi seniman yang hebat, saya duduk di dalam kelas rajin membuat catatan dan menjadi pengikut ujian yang terhebat.
Saat anak-anak lain masuk ke kelas lupa mengerjakan PR mereka karena asyik membaca hobi-hobi mereka, saya sendiri tidak pernah lalai mengerjakan PR saya. Saat yang lain menciptakan musik dan lirik, saya justru mengambil ekstra SKS, walaupun saya tidak membutuhkan itu. Jadi, saya penasaran, apakah benar saya ingin menjadi lulusan terbaik? Tentu, saya pantas menerimanya, saya telah bekerja keras untuk mendapatkannya, tetapi apa yang akan saya terima nantinya? Saat saya meninggalkan institusi pendidikan, akankah saya menjadi sukses atau saya akan tersesat dalam kehidupan saya?
Saya tidak tahu apa yang saya inginkan dalam hidup ini. Saya tidak memiliki hobi, karena semua mata pelajaran hanyalah sebuah pekerjaan untuk belajar, dan saya lulus dengan nilai terbaik di setiap subjek hanya demi untuk lulus, bukan untuk belajar. Dan jujur saja, sekarang saya mulai ketakutan…….”
Menurut saya, apa yang dirasakan wisudawan terbaik Amerika itu juga merupakan gambaran sistem pendidikan dasar di negara kita, karena pada saat ini sistem pendidikan di ajarkan untuk mengejar nilai/IPK yang tinggi dan lulus secepat mungkin. Belajar hanya untuk mengejar nilai semata, sementara kreativitas dan soft skill yang penting untuk bekal kehidupan terabaikan. Sistem pendidikan seperti ini membuat anak didik tumbuh menjadi anak “penurut” ketimbang anak kreatif.

Coba kita perhatikan mahasiswa sekeliling kita, tugas yang diberikan begitu cukup banyak sehingga waktu untuk mengasah soft skill nya tidak ada lagi. waktu semua terkuras hanya untuk mengejarkan tugas, jika tidak membuat tugas akan mendapatkan nilai E. tapi ketahuilah bahwa mendapatkan nilai IPK tinggi itu adalah sebuah ancaman untuk anda sendiri. Sekarang buat anda yang masih menjadi mahasiswa tanya sama diri sendiri apa yang anda cari di kampus sebuah nilai kah atau skill kah , dan apakah yang anda cari tersebut sudah tercapai atau belum. semua adalah pilihan anda..

ini adalah pidato full nya :
Valedictorian Speaks Out Against Schooling in Graduation Speech

by Erica Goldson
Here I stand
There is a story of a young, but earnest Zen student who approached his teacher, and asked the Master, “If I work very hard and diligently, how long will it take for me to find Zen? The Master thought about this, then replied, “Ten years.” The student then said, “But what if I work very, very hard and really apply myself to learn fast – How long then?” Replied the Master, “Well, twenty years.” “But, if I really, really work at it, how long then?” asked the student. “Thirty years,” replied the Master. “But, I do not understand,” said the disappointed student. “At each time that I say I will work harder, you say it will take me longer. Why do you say that?” Replied the Master, “When you have one eye on the goal, you only have one eye on the path.”
This is the dilemma I’ve faced within the American education system. We are so focused on a goal, whether it be passing a test, or graduating as first in the class. However, in this way, we do not really learn. We do whatever it takes to achieve our original objective.
Some of you may be thinking, “Well, if you pass a test, or become valedictorian, didn’t you learn something? Well, yes, you learned something, but not all that you could have. Perhaps, you only learned how to memorize names, places, and dates to later on forget in order to clear your mind for the next test. School is not all that it can be. Right now, it is a place for most people to determine that their goal is to get out as soon as possible.
I am now accomplishing that goal. I am graduating. I should look at this as a positive experience, especially being at the top of my class. However, in retrospect, I cannot say that I am any more intelligent than my peers. I can attest that I am only the best at doing what I am told and working the system. Yet, here I stand, and I am supposed to be proud that I have completed this period of indoctrination. I will leave in the fall to go on to the next phase expected of me, in order to receive a paper document that certifies that I am capable of work. But I contend that I am a human being, a thinker, an adventurer – not a worker. A worker is someone who is trapped within repetition – a slave of the system set up before him. But now, I have successfully shown that I was the best slave. I did what I was told to the extreme. While others sat in class and doodled to later become great artists, I sat in class to take notes and become a great test-taker. While others would come to class without their homework done because they were reading about an interest of theirs, I never missed an assignment. While others were creating music and writing lyrics, I decided to do extra credit, even though I never needed it. So, I wonder, why did I even want this position? Sure, I earned it, but what will come of it? When I leave educational institutionalism, will I be successful or forever lost? I have no clue about what I want to do with my life; I have no interests because I saw every subject of study as work, and I excelled at every subject just for the purpose of excelling, not learning. And quite frankly, now I’m scared.
John Taylor Gatto, a retired school teacher and activist critical of compulsory schooling, asserts, “We could encourage the best qualities of youthfulness – curiosity, adventure, resilience, the capacity for surprising insight simply by being more flexible about time, texts, and tests, by introducing kids into truly competent adults, and by giving each student what autonomy he or she needs in order to take a risk every now and then. But we don’t do that.” Between these cinderblock walls, we are all expected to be the same. We are trained to ace every standardized test, and those who deviate and see light through a different lens are worthless to the scheme of public education, and therefore viewed with contempt.
H. L. Mencken wrote in The American Mercury for April 1924 that the aim of public education is not “to fill the young of the species with knowledge and awaken their intelligence. … Nothing could be further from the truth. The aim … is simply to reduce as many individuals as possible to the same safe level, to breed and train a standardized citizenry, to put down dissent and originality. That is its aim in the United States.”
To illustrate this idea, doesn’t it perturb you to learn about the idea of “critical thinking?” Is there really such a thing as “uncritically thinking?” To think is to process information in order to form an opinion. But if we are not critical when processing this information, are we really thinking? Or are we mindlessly accepting other opinions as truth?
This was happening to me, and if it wasn’t for the rare occurrence of an avant-garde tenth grade English teacher, Donna Bryan, who allowed me to open my mind and ask questions before accepting textbook doctrine, I would have been doomed. I am now enlightened, but my mind still feels disabled. I must retrain myself and constantly remember how insane this ostensibly sane place really is.
And now here I am in a world guided by fear, a world suppressing the uniqueness that lies inside each of us, a world where we can either acquiesce to the inhuman nonsense of corporatism and materialism or insist on change. We are not enlivened by an educational system that clandestinely sets us up for jobs that could be automated, for work that need not be done, for enslavement without fervency for meaningful achievement. We have no choices in life when money is our motivational force. Our motivational force ought to be passion, but this is lost from the moment we step into a system that trains us, rather than inspires us.
We are more than robotic bookshelves, conditioned to blurt out facts we were taught in school. We are all very special, every human on this planet is so special, so aren’t we all deserving of something better, of using our minds for innovation, rather than memorization, for creativity, rather than futile activity, for rumination rather than stagnation? We are not here to get a degree, to then get a job, so we can consume industry-approved placation after placation. There is more, and more still.
The saddest part is that the majority of students don’t have the opportunity to reflect as I did. The majority of students are put through the same brainwashing techniques in order to create a complacent labor force working in the interests of large corporations and secretive government, and worst of all, they are completely unaware of it. I will never be able to turn back these 18 years. I can’t run away to another country with an education system meant to enlighten rather than condition. This part of my life is over, and I want to make sure that no other child will have his or her potential suppressed by powers meant to exploit and control. We are human beings. We are thinkers, dreamers, explorers, artists, writers, engineers. We are anything we want to be – but only if we have an educational system that supports us rather than holds us down. A tree can grow, but only if its roots are given a healthy foundation.
For those of you out there that must continue to sit in desks and yield to the authoritarian ideologies of instructors, do not be disheartened. You still have the opportunity to stand up, ask questions, be critical, and create your own perspective. Demand a setting that will provide you with intellectual capabilities that allow you to expand your mind instead of directing it. Demand that you be interested in class. Demand that the excuse, “You have to learn this for the test” is not good enough for you. Education is an excellent tool, if used properly, but focus more on learning rather than getting good grades.
For those of you that work within the system that I am condemning, I do not mean to insult; I intend to motivate. You have the power to change the incompetencies of this system. I know that you did not become a teacher or administrator to see your students bored. You cannot accept the authority of the governing bodies that tell you what to teach, how to teach it, and that you will be punished if you do not comply. Our potential is at stake.
For those of you that are now leaving this establishment, I say, do not forget what went on in these classrooms. Do not abandon those that come after you. We are the new future and we are not going to let tradition stand. We will break down the walls of corruption to let a garden of knowledge grow throughout America. Once educated properly, we will have the power to do anything, and best of all, we will only use that power for good, for we will be cultivated and wise. We will not accept anything at face value. We will ask questions, and we will demand truth.
So, here I stand. I am not standing here as valedictorian by myself. I was molded by my environment, by all of my peers who are sitting here watching me. I couldn’t have accomplished this without all of you. It was all of you who truly made me the person I am today. It was all of you who were my competition, yet my backbone. In that way, we are all valedictorians.
I am now supposed to say farewell to this institution, those who maintain it, and those who stand with me and behind me, but I hope this farewell is more of a “see you later” when we are all working together to rear a pedagogic movement. But first, let’s go get those pieces of paper that tell us that we’re smart enough to do so!~~~~~~~~~~ 
atau tonton videonya langsung

Kamis, 14 November 2013

Cek MD5 Di Windows

2 komentar

Setelah teman2 ribut soal Zorin OS saya juga penasaran pengen coba, setelah di cek ternyata ukurannya cukup besar yaitu 1.5Gb.
karena saya mendownloadnya putus nyambung ( seperti lagu BBB) jadi takut sia2 saja apa yang di download, sehingga kita butuh melakukan cek MD5 nya cocok apa ngk. Kalau menggunakan Linux tinggal melakukan exekusi command saja, tapi di windows bagaimana  ?
yang di windows ngk bisa secara langsung , sebenarnya sih bisa tapi rada ribet saja :D.
untuk mempermudahnya gunakan aplikasi windmd5 yang dapat didownload disini : DOWNLOAD
berikut adalah Printscreen nya :

Cek Md5 Iso

Melakukan verifikasi Md5

Pesan jika MD5 nya cocok

Pesan jika Md5 tidak cocok

Selasa, 12 November 2013

Hari Ayah Se Dunia 12 November

0 komentar
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya. Akan sering merasa kangen sekali dengan Mama/Ibunya.

Lalu bagaimana dengan Papa/ayah?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……

Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu. Kemudian Mama bilang :

“Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya”.

Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka.

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas :

“Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :

“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.

Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja….

Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu. Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.

Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia 

Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir. Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut. Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?

“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti. Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa….

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain. Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.

Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata:

“Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.

Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan. Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”

Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “utri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena Papa tahu…..

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya….

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….

Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….

Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….

Papa telah menyelesaikan tugasnya….

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..

♥ Miss Ayah "Selamat Hari Ayah seDunia" ♥

Minggu, 03 November 2013

Membuat QR Code generator dengan php

1 komentar

QR Code (Quick Response Code) adalah pengembangan dari barcode dalam bentuk dua dimensi. Barcode sendiri banyak digunakan untuk menyimpan informasi (seperti informasi sebuah produk). Dibandingkan Barcode, QR Code bisa menyimpan data lebih banyak, karena selain menyimpan data secara horisontal (barcode), QR Code juga menyimpan dalam bentuk vertikal.
QR Code sendiri dikembangkan oleh Denso Wave sebuah perusahaan Jepang (Denso Corporation) dan konsep awalnya digunakan untuk produk manufaktur kendaraan (untuk melacak komponen kendaraan). Dalam perkembangannya sekarang, QR Code tidak hanya digunakan di bidang manufaktur kendaraan tapi masuk ke dunia komersial dengan target para pengguna ponsel. Melalui kamera ponsel, kita dapat menscan QR Code tersebut dan mengetahui informasi apa yang ada di dalamnya. Dalam sebuah QR Code kita dapat menyimpan data-data yang berisi: link sebuah website, teks (bisa juga sms), dan kartu nama.
Pada artikel saya kali ini adalah membuat QR Code generator dengan PHP , sebelum melakukan percoba silahkan anda download dulu lib QR Code nya di sini : Download
pada webnya terdapat beberapa contoh yang dapat anda pelajari dan di lengkapi dengan sourcenya, pada kali ini contohnya saya gunakan pada framework CodeIgniter.
Supaya lebih jelas lihat demo yang sudah saya buatkan : DEMO

Senin, 28 Oktober 2013

CodeIgniter release Versi 3.0

0 komentar

Sebuah berita dari Framework Codeigniter yang mana sudah cukup lama tidak lama melakukan Release versi terbaru, kali ini CodeIgniter release Versi 3.0
Buat yang ingin mencoba versi 3.0 silahkan download disini : DOWNLOAD
berikut akan review sedikit apa saja yang terjadi perubahan atau fix bug yang di lakukan :
1. APPPATH needs fix for Windows System
melakukan bug pada APPPATH backslashes
The APPPATH is currently setting path with backslashes instead of forward-slashes. So currently APPPATH outputs like thiis:
D:\xampp\htdocs\codeigniter\application/...with the trailing forward-slash at the end.
2. form_helper & Form_validation type-casting issue
melakukan perbaikan pada set_checkbox & set_radio
echo set_checkbox('something', 1, (bool) $R->something); // This fails
echo set_checkbox('something', '1', (bool) $R->something);// This works, but ugly (having to quote the number to make it a string).
 3. Update .htaccess files for Apache 2.4+
Melakukan update code .htaccess, melakukan update .htaccess supaya tidak terjadi 500 Internal Server Error
<IfModule authz_core_module>
    Require all denied
</IfModule>
<IfModule access_compat_module>
    Deny from all
</IfModule>
untuk Bug Fix berikut kutipan dari CodeIgniter sendiri :
  • Fixed a bug where unlink() raised an error if cache file did not exist when you try to delete it.
  • Fixed a bug (#181) where a mis-spelling was in the form validation language file.
  • Fixed a bug in CI_Cart::contents() where if called without a TRUE (or equal) parameter, it would fail due to a typo.
  • Fixed a bug (#696) - make oci_execute() calls inside num_rows() non-committing, since they are only there to reset which row is next in line for oci_fetch calls and thus don't need to be committed.
  • Fixed a bug (#406) - SQLSRV DB driver not returning resource on db_pconnect().
  • Fixed a bug in CI_Image_lib::gd_loaded() where it was possible for the script execution to end or a PHP E_WARNING message to be emitted.
  • Fixed a bug (#904) - CI_Loader::initialize() caused a PHP Fatal error to be triggered if error level E_STRICT is used.
  • Fixed a hosting edge case where an empty $_SERVER['HTTPS'] variable would evaluate to 'on'.
  • Fixed a bug (#154) - CI_Session::sess_update() caused the session to be destroyed on pages where multiple AJAX requests were executed at once.
  • Fixed a possible bug in CI_Input::is_ajax_request() where some clients might not send the X-Requested-With HTTP header value exactly as 'XmlHttpRequest'.
  • Fixed a bug (#1039) - MySQL's _backup() method failed due to a table name not being escaped.
  • Fixed a bug (#1070) - CI_DB_driver::initialize() didn't set a character set if a database is not selected.
  • Fixed a bug (#177) - CI_Form_validation::set_value() didn't set the default value if POST data is NULL.
  • Fixed a bug (#68, #414) - Oracle's escape_str() didn't properly escape LIKE wild characters.
  • Fixed a bug (#81) - ODBC's list_fields() and field_data() methods skipped the first column due to odbc_field_*() functions' index starting at 1 instead of 0.
  • Fixed a bug (#129) - ODBC's num_rows() returned -1 in some cases, due to not all subdrivers supporting the odbc_num_rows() function.
  • Fixed a bug (#611) - SQLSRV's error handling methods used to issue warnings when there's no actual error.
  • Fixed a bug in PDO's _version() method where it used to return the client version as opposed to the server one.
  • Fixed a bug in PDO's insert_id() method where it could've failed if it's used with Postgre versions prior to 8.1.
  • Fixed a bug in CUBRID's affected_rows() method where a connection resource was passed to cubrid_affected_rows() instead of a result.
  • Fixed a bug (#638) - db_set_charset() ignored its arguments and always used the configured charset instead.
  • Fixed a bug (#413) - Oracle's error handling methods used to only return connection-related errors.
  • Fixed a bug (#1101) - MySQL/MySQLi result method field_data() was implemented as if it was handling a DESCRIBE result instead of the actual result set.
  • Fixed a bug (#1080) - When using the SMTP protocol, the :doc:`Email Library <libraries/email>` send() method was returning TRUE even if the connection/authentication against the server failed.
  • Fixed a bug (#306) - ODBC's insert_id() method was calling non-existent function odbc_insert_id(), which resulted in a fatal error.
  • Fixed a bug in Oracle's DB_result class where the cursor id passed to it was always NULL.
  • Fixed a bug (#64) - Regular expression in DB_query_builder.php failed to handle queries containing SQL bracket delimiters in the join condition.
  • Fixed a bug (#136) - PostgreSQL, MySQL and MySQLi's escape_str() method didn't properly escape LIKE wild characters.
  • Fixed a bug in the library loader where some PHP versions wouldn't execute the class constructor.
  • Fixed a bug (#88) - An unexisting property was used for configuration of the Memcache cache driver.
  • Fixed a bug (#23, #1238) - delete_all() in the Database Caching Library <database/caching> used to delete .htaccess and index.html files, which is a potential security risk.
  • Fixed a bug (#11, #183, #863) - CI_Form_validation::_execute() silently continued to the next rule, if a rule method/function is not found.
  • Fixed a bug (#122) - routed URI string was being reported incorrectly in sub-directories.
  • Fixed a bug (#306) - ODBC driver didn't have an _insert_batch() method, which resulted in fatal error being triggered when insert_batch() is used with it.
  • Fixed a bug in MSSQL and SQLSrv's _truncate() where the TABLE keyword was missing.
  • Fixed a bug in PDO's trans_commit() method where it failed due to an erroneous property name.
  • Fixed a bug (#798) - update() used to ignore LIKE conditions that were set with like().
  • Fixed a bug in Oracle's and MSSQL's delete() methods where an erroneous SQL statement was generated when used with limit().
  • Fixed a bug in SQLSRV's delete() method where like() and limit() conditions were ignored.
  • Fixed a bug (#1265) - Database connections were always closed, regardless of the 'pconnect' option value.
  • Fixed a bug (#1242) - Added Windows path compatibility to function read_dir of ZIP library.
  • Fixed a bug (#121) - CI_DB_result::row() returned an array when there's no actual result to be returned.
  • Fixed a bug (#319) - SQLSRV's affected_rows() method failed due to a scrollable cursor being created for write-type queries.
  • Fixed a bug (#356) - PostgreSQL driver didn't have an _update_batch() method, which resulted in fatal error being triggered when update_batch() is used with it.
  • Fixed a bug (#1419) - libraries/Driver.php had a static variable that was causing an error.
  • Fixed a bug where the magic_quotes_runtime setting wasn't turned off for PHP 5.3 (where it is indeed deprecated, but not non-existent).
  • Fixed a bug (#706) - SQLSRV/MSSSQL didn't escape field names.
  • Fixed a bug (#1452) - protect_identifiers() didn't properly detect identifiers with spaces in their names.
  • Fixed a bug where protect_identifiers() ignored its extra arguments when the value passed to it is an array.
  • Fixed a bug where _has_operator() didn't detect BETWEEN.
  • Fixed a bug (#1321) - Core Exceptions class couldn't find the errors/ folder in some cases.
  • Fixed a bug (#145) - compile_binds() failed when the bind marker was present in a literal string within the query.
  • Fixed a bug in protect_identifiers() where if passed along with the field names, operators got escaped as well.
  • Fixed a bug (#167) - $config['permitted_uri_chars'] didn't affect URL-encoded characters.
  • Fixed a bug (#999) - :doc:`Config Library <libraries/config>` method site_url() always appended $config['url_suffix']to the end of the URL string, regardless of whether a query string exists in it.
  • Fixed a bug (#135) - PHP Error logging was impossible without the errors being displayed.
  • Fixed a bug in SQLSRV's affected_rows() method where an erroneous function name was used.
  • Fixed a bug (#1000) - Change syntax of $view_file to $_ci_view_file to prevent being overwritten by application.
  • Fixed a bug where MB_ENABLED was only declared if UTF8_ENABLED was set to TRUE.
  • Fixed a bug (#658) - :doc:`Routing <general/routing>` wildcard :any didn't work as advertised and matched multiple URI segments instead of all characters within a single segment.
  • Fixed a bug - SQLSRV didn't support escape_like_str() or escaping an array of values.
  • Fixed a bug (#2425) - OCI8 :doc:`database <database>` driver's method stored_procedure() didn't log an error unlessdb_debug was set to TRUE.
  • Fixed a bug (#2609) - :php:func:`get_config()` optional argument was only effective on first function call. Also, it can now add items, in addition to updating existing items.
  • Fixed a bug (#33) - Script execution was terminated when an invalid cookie key was encountered.
  • Fixed a bug (#2681) - CI_Security::entity_decode() used the PREG_REPLACE_EVAL flag, which is deprecated since PHP 5.5.
  • Fixed a bug (#2691) - nested transactions could end in a deadlock when an error is encountered with db_debug set to TRUE.
  • Fixed a bug (#2515) - _exception_handler() used to send the 200 "OK" HTTP status code and didn't stop script exection even on fatal errors.
pada Update kali ini cukup banyak di lakukan perbaikan, tapi tidak terlalu besar cuma ada beberapa coding yang sebelumnya musti di update lagi jika ingin melakukan update ke versi 3.0
untuk lebih lanjut silahkan di review sendiri2 yah.  

Fans Page