Boyer-Moore Algorithm


String searching merupakan suatu proses yang umum dilakukan dalam proses-proses yang dilakukan komputer karena teks merupakan bentuk utama penyimpanan data. Terdapat beberapa macam cara yang dapat dilakukan untuk mencari sebuah string pada kumpulan string lain yang lebih besar. Beberapa diantaranya adalah algoritma Boyer- Moore, Turbo Boyer-Moore dan Tuned Boyer-Moore. Guna mengetahui bagaimana performa algoritma-algoritma tersebut, terutama di bidang waktu yang diperlukan, maka dibuatlah aplikasi yang dapat digunakan untuk mengetahui waktu yang diperlukan untuk mencari suatu pattern dalam text.
             Permasalahan string searching adalah untuk mencari beberapa karakter (pattern) dalam sejumlah besar teks (Hartoyo, Vembrina, & Meilana, 2011). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pencarian string atau string searching adalah pencarian sebuah pattern dari teks. Algoritma yang digunakan untuk pencarian string semakin berkembang dari hari ke hari. Tujuan utamanya tentu saja untuk mencari string seakurat dan secepat mungkin. Hingga saat ini algoritma pencarian string terbagi atas 3 kategori berdasarkan arah pencocokan string yaitu dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, dan dari arah yang ditentukan secara spesifik. Metode pencocokan dari kiri ke kanan merupakan metode yang paling natural karena sesuai dengan arah membaca, pencocokan string dari kanan ke kiri merupakan metode yang dianggap paling efisien dalam praktiknya, dan pencocokan string dari arah yang ditentukan secara spesifik merupakan algoritma yang memiliki hasil yang paling baik secara teoritis (Kumara, 2009).
            Algoritma Boyer Moore  merupakan metode yang praktis dalam pencocokan string, terutama dalam 2 kategori :
-          Alphabet yang luas (large)
-          Alphabet yang panjang
            Algoritma yang dianggap memiliki hasil yang paling baik dalam praktiknya merupakan algoritma yang bergerak mencocokan string dari arah kanan ke kiri. Algoritma Boyer-Moore adalah salah satu contoh algoritma yang menggunakan arah dari kanan ke kiri. Algoritma ini telah banyak dikenal oleh masyarakat dan dianggap paling efisien untuk pencarian string. Ide dibalik algoritma ini adalah bahwa dengan memulai pencocokkan karakter dari kanan, dan bukan dari kiri, maka akan lebih banyak informasi yang didapat (Fauzy, 2011). Algoritma ini kemudian dikembangkan sehingga tercipta algoritma Turbo Boyer-Moore dan Tuned Boyer-Moore.

            Algoritma pencarian string atau sering disebut juga pencocokan string adalah algoritma untuk melakukan pencarian semua kemunculan string pendek pattern[0..n − 1] yang disebut pattern di string yang lebih panjang teks[0..m − 1] yang disebut teks (Wiramuda, 2008).

Berikan Komentar yang bermanfaat dan sehat.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama